Tö3mpLek bl3g..

January 20, 2007

Keluar dari Sumur

Filed under: Renungan

Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya. Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya),jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Dan ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya. Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu.

Sementara tetangga2 si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri !

Sebagai renungan..
Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari ’sumur’(kesedihan, masalah, musibah, dsb) adalah dengan menguncangkan segala tanah kotoran dari diri kita (pikiran dan hati kita) dan melangkah naik dari ’sumur’ dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan. Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari ’sumur’ yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah !

Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan :
1. Bebaskan dirimu dari kebencian
2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan
3. Hiduplah sederhana.
4. Berilah lebih banyak.
5. Tersenyumlah.
6. Miliki teman yang bisa membuat engkau tersenyum.

Seseorang telah mengirimkan hal ini untuk kupikirkan, maka aku meneruskannya kepadamu dengan maksud yang sama. “Entah ini adalah waktu kita yang terbaik atau waktu kita yang terburuk, inilah satu-satunya waktu yang kita miliki saat ini !

January 18, 2007

Folder CustomizerXP

Filed under: KompInt, TipsTrik

Folder CustomizerXP

Tau nga klo setiap folder dari komp kita bisa di kasih background,icon dan text color yang berbeda-beda. Dengan progie ini anda bisa merubahnya secara instant,dan merubah setiap folder tersebut sesuai keinginan anda. Ini juga dapat diaplikasikan pada Flasdisk,mp3 player atau MP4 player anda..coba dech,progie buatan AnakNegeri. Donlot sini,thanks for Kang Gombez Caem[infonya].

January 17, 2007

Canon,Johan pachelbel by self

Filed under: Uncategorized, Info, KompInt



Sebenarnya ini lagu insrument slow,salah satu soundtrack my sassy girl. Akan tetapi oleh temen-temen di aransemen ulang sendiri menggunakan gitar listrik,asyik banget..tuk mengisi kebekuan waktumu,coba deh perdengarkan. Dijamin suka !! _by funtwo,thank to_JerryC.

January 8, 2007

Penyakit Pada Manusia

Filed under: Renungan

Ini bukanlah penyakit semacam stroke, darah tinggi, diabetes, atau penyakit medis lainnya,tapi penyakit hati yang lebih berbahaya dari penyakit medis..
berikut nasihat beliau Rasulullah SAW kepada menantunya, Ali r.a dan nasehat lainya.
“Wahai ‘Ali, setiap sesuatu pasti ada penyakitnya.
Penyakit bicara adalah bohong, penyakit ilmu adalah lupa,
penyakit ibadah adalah riya’,
penyakit akhlaq mulia adalah kagum kepada diri sendiri,
penyakit berani adalah menyerang, penyakit dermawan adalah
mengungkap pemberian, penyakit tampan adalah sombong,
penyakit bangsawan adalah membanggakan diri,
penyakit malu adalah lemah, penyakit mulia adalah
menyombongkan diri, penyakit kaya adalah kikir,
penyakit royal adalah hidup mewah, dan
penyakit agama adalah nafsu yang diperturutkan….

Ketika berwasiat kepada ‘Ali bin Abi Thalib r.a.
Rasulullah SAW bersabda :
Wahai ‘Ali, orang yang riya’ itu punya tiga ciri, yaitu :
rajin beribadah ketika dilihat orang,
malas ketika sendirian dan ingin mendapat pujian dalam segala perkara.

Wahai ‘Ali, jika engkau dipuji orang, maka berdo’alah :
“Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik daripada yang
dikatakannya, ampunilah dosa-2ku yang tersembunyi darinya,
dan janganlah kata-2nya mengakibatkan siksaan bagiku…”

Ketika ditanya bagaimana cara mengobati hati yang sedang
resah dan gundah gulana, Ibnu Mas’ud r.a berkata :
“Dengarkanlah bacaan Al-Qur’an atau datanglah ke majelis-2 dzikir
atau pergilah ke tempat yang sunyi untuk berkhalwat dengan Allah SWT
Jika belum terobati juga, maka mintalah kepada Allah SWT hati
yang lain, karena sesungguhnya hati yang kamu pakai bukan lagi hatimu…”

Ini bukanlah penyakit semacam stroke, darah tinggi, diabetes, atau penyakit medis lainnya,tapi penyakit hati yang lebih berbahaya dari penyakit medis..
berikut nasihat beliau Rasulullah SAW kepada menantunya, Ali r.a dan nasehat lainya.
“Wahai ‘Ali, setiap sesuatu pasti ada penyakitnya.
Penyakit bicara adalah bohong, penyakit ilmu adalah lupa,
penyakit ibadah adalah riya’,
penyakit akhlaq mulia adalah kagum kepada diri sendiri,
penyakit berani adalah menyerang, penyakit dermawan adalah
mengungkap pemberian, penyakit tampan adalah sombong,
penyakit bangsawan adalah membanggakan diri,
penyakit malu adalah lemah, penyakit mulia adalah
menyombongkan diri, penyakit kaya adalah kikir,
penyakit royal adalah hidup mewah, dan
penyakit agama adalah nafsu yang diperturutkan….

Ketika berwasiat kepada ‘Ali bin Abi Thalib r.a.
Rasulullah SAW bersabda :
Wahai ‘Ali, orang yang riya’ itu punya tiga ciri, yaitu :
rajin beribadah ketika dilihat orang,
malas ketika sendirian dan ingin mendapat pujian dalam segala perkara.

Wahai ‘Ali, jika engkau dipuji orang, maka berdo’alah :
“Ya Allah, jadikanlah diriku lebih baik daripada yang
dikatakannya, ampunilah dosa-2ku yang tersembunyi darinya,
dan janganlah kata-2nya mengakibatkan siksaan bagiku…”

Ketika ditanya bagaimana cara mengobati hati yang sedang
resah dan gundah gulana, Ibnu Mas’ud r.a berkata :
“Dengarkanlah bacaan Al-Qur’an atau datanglah ke majelis-2 dzikir
atau pergilah ke tempat yang sunyi untuk berkhalwat dengan Allah SWT
Jika belum terobati juga, maka mintalah kepada Allah SWT hati
yang lain, karena sesungguhnya hati yang kamu pakai bukan lagi hatimu…”

Next Page »

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Gary Rogers